Belajar Fotografi : Apa itu Foto Bokeh ?


Halo brother and sister, yang semakin keranjingan fotografi, pada sesi belajar fotografi kali ini kita akan membahas "Apa sih sebenernya foto bokeh itu ?" Sampai-sampai banyak fotografer yang setiap ambil objek foto itu selalu dengan background yang "bokeh". Dan apakah foto dengan bokeh keren itu berarti si fotografer sudah matang di dunia fotografi, atau apakah ada beranggapan foto dengan bokeh itu pasti bagus sedang lainnya tidak?

Baiklah, agar tidak salah paham akan saya jelaskan mengenai foto bokeh. Foto bokeh itu adalah foto di mana kondisi foto yang menggantungkan pada bukaan lensa atau diafragma yang lebar, sehingga deep of field atau ruang ketajaman gambar itu menjadi sempit. Hal ini yang kemudian membuat foto memiliki background yang sempit sementara fokus hanya pada titik sempit point of interest.

Itu artinya foto bokeh tidak melulu bisa digunakan setiap waktu dan setiap moment, foto bokeh cocoknya untuk foto model atau foto makro saja, sementara foto bokeh tidak tepat untuk pemandangan, kecepatan tinggi dan lain-lain yang memang membutuhkan ruang fokus yang lebar atau diafragma yang sempit.

Lalu bagaimana teknik mendapatkan foto bokeh yang bagus ? tentu saja mendapatkan bokeh hampir mutlak menggunakan DSLR dengan lensa yang focal lenght atau diameternya sedikit lebih panjang, semisal ukuran 70mm sd 300mm. Karena dengan lensa ukuran ini perbedaan jarak antara objek atau POI dengan background cukup signifikan untuk membuat foto bokeh. Sementara untuk diafragma atau apeture anda bisa menggunakan di bukaan yang paling lebar, misalkan 2,4 sd 5,6. Sisanya anda bisa sesuaikan metering pada Shutter Speed dan ISO untuk mendapatkan gambar yang tingkat ketajaman dan cahayanya sempurna.

Coba perhatikan salah satu foto bokeh berikut yang saya ambil menggunakan kamera Canon 30D dengan ISO 100, Diafragma 5,6 dan Shutter Speed 125. Yang perlu diperhatikan kemudian adalah Focal Lenght 125 dengan jarak antara fotografer dengan POI dikisaran 50 cm dan jarak POI dengan background terbidik sekitar 2 Meter sehingga menghasilkan gambar berikut di bawah ini.

Mengapa harus menggunakan DSLR ? apakah bisa menggunakan kamera lain yang memiliki fasilitas Diafragma, Shutter Speed dan ISO ?. Sementara ini, pemilihan spot untuk komposisi dimana point of interest dapat ditempatkan di salah satu titik pada frame hanya bisa menggunakan DSLR, itulah sebabnya penggunaan DSLR menjadi mutlak ketika anda berburu foto bokeh, kecuali jika kamera non DSLR yang anda miliki bisa menempatkan POI di titik frame yang anda suka. Demikian terimakasih.

Yogi Wicaksono



Terbatas! hanya sampai 25 Juli 2018. Paket Lengkap Lengkap Belajar Desain Grafis dan Multimedia Animasi Tipe Flat Animation.

Hanya Rp 100.000 (Total 3 DVD). Pemesanan bisa SMS/WA ke 0838 1157 5876, atau bisa pesan secara online di sini)

Yogi Wicaksono

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==