Belajar Adobe Indesign : Memulai Kerja Dengan Adobe Indesign


Assalamualaikum, Air mengalir sampai jauh ...
Hehe .

Hari ini saya akan membahas workflow pada Adobe InDesign, Disini kita tidak akan melayout, saya  hanya akan membahas bagaimana sih seorang layouter biasanya melakukan pekerjaannya di Adobe InDesign ?

Membuat Dokumen Baru

Yah, membuat dokumen baru tentunya hal yang wajib anda lakukan sebelum melayout (yaiyalah hehe). Tidak ada cara special dalam membuat dokumen baru di Adobe InDesign, semua sama seperti aplikasi pada umumnya. Anda bisa membuat dokumen baru dengan memilih menu File->New->Document untuk membuat Document baru. setelah itu akan muncul kotak dialog New Document yang anda bisa gunakan untuk mengatur lembar kerja yang anda inginkan.



Di dalam kotak dialog tersebut terdapat beberapa options yang bisa anda setting sesuai dengan kebutuhan, anda juga bisa menyimpan sebuah settingan sebagai preset dan menggunakannya kembali di lain waktu. Untuk menghindari kesalahfahaman pengaturannya berikut penjelasan tiap-tiap form yang bisa anda setting.


  • Document preset, Memiliki 2 pilihan, yaitu default ( pengaturan dokumen standar program) dan custom (pengaturan dokumen dengan aturan sendiri)
  • Number of pages,  Kolom ini diisi dengan jumlah halaman yang dikehendaki
  • Facing page, digunakan untuk tampil halaman saling berhadapan, sementara master text frame digunakan untuk tampil frame pada halaman master.
  • Page sizes, untuk menentukan jenis kertas yang diinginkan (secara otomatis jadi custom jika kita mengatur Width dan height secara manual
  • Width dan height, yaitu kolom yang diisi dengan ukuran lebar dan tinggi halaman yang diinginkan
  • Number, untuk menentukan jumlah kolom yang dikehendaki pada halaman.
  • Gutter, nilai yang menentukan jarak antar kolom.
  • Margin, digunakan untuk menentukan batas tapi dari keempat sisi kertas pada halaman, yaitu top, bottom,left,dan right.
  • Orientation, digunakan untuk mementukan posisi kertaas dokumen, yaitu dengan memilih portrait atau landscape.

Menyimpan Dokumen

Setelah anda melayout, tentunya anda bisa menyimpan dokumen tersebut baik yang sudah ataupun belum selesai untuk kemudian anda buka lagi di lain waktu. Sama seperti aplikasi lainnya untuk menyimpan dokumen anda bisa klik menu File-Save atau File-Save As (jika ingin menyimpan dokumen dengan nama lainnya). Setelah itu akan muncul kotak dialog yang bisa anda gunakan untuk memberi nama dan memilih lokasi penyimpanan file anda. Extensi dari Adobe InDesign ini adalah *.indd.


Mengexport Dokumen

Selain disimpan untuk dibuka kembali, dokumen InDesign juga bisa di export. Saat export biasanya dokumen sudah siap cetak dan telah bebas dari segala revisi. Dari Adobe InDesign kita bisa mengexport kebeberapa dokumen separti pdf, svg, svg compress, indesign interchage dan xml. Untuk mengexport dokumen sangat mudah caranya, silahkan klik menu File-Export kemudian berinama, pilih formatnya dan cari lokasi penyimpanannya.

Nah, seperti itulah kiranya alir proses secara garis besar di dalam Adobe InDesign. Untuk tahapan melayout akan dibahas kedepannya secara lebih rinci. Demikian dan semoga bermanfaat.

Irfan Maulana
Ilmuwebsite.com


Terbatas! hanya sampai 25 Mei 2018. Paket Lengkap Lengkap Belajar Desain Grafis dan Multimedia Animasi Tipe Flat Animation.

Hanya Rp 100.000 (Total 3 DVD). Pemesanan bisa SMS/WA ke 0838 1157 5876, atau bisa pesan secara online di sini)

Irfan Maulana

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==